Pipa PPR Solusi Untuk Instalasi Air Panas dan Air Dingin

Mau Pasang Instalasi Air Panas dan Air Dingin? Ikuti Tips Berikut ini!

Pada waktu-waktu tertentu mungkin mandi menggunakan air hangat akan menjadi pilihan paling utama. Temperatur air hangat yang menjadi mandi di musim dingin akan terasa menjadi nikmat dan kebutuhan untuk membuat badan tidak menggigil apalagi saat mengguyurkan air ke sekujur tubuh. Jika dulu Anda sangat perlu merebusnya sampai mendidih jika ingin mandin menggunakan air hangat, di era modern saat ini tentunya Anda bisa melakukannya dengan lebih praktis. Anda hanya tinggal memasang sebuah pemanas air di instalasi air bersih rumah Anda. Sistem ini tentunya akan membantu mempercepat upaya untuk menyediakan air hangat untuk Anda mandi atau bahkan mencuci sekaligus.

Biasanya saat Anda ingin membeli sebuah alat pemanas air, sudah harus melakukan proses pemasangannya. Namun Anda bisa mengawasi dan juga memilih alat atau pipa terbaik mana jika Anda ingin melakukan instalasi air panas untuk rumah tinggal Anda. Berikut adalah beberapa tips yang perlu Anda perhatikan dengan baik:

  1. Sebelum proses pemasangan sebaiknya Anda tentukan dulu dimana titik keran air panasnya

Pada umumnya air panas akan sangat dibutuhkan di berbagai tempat, misalnya kamar mandi, westafel dan juga dapur. Jadi, sebaiknya Anda harus bisa menentukan lebih dulu dimana lokasi paling tepat untuk memasangkan alat pemanas air Anda. Tahapan ini dinilai sangat penting, agar Anda bisa menghitung kebutuhan pipa instalasi air dan juga menentukan jalur instalasinya. Untuk bisa melakukan penekanan pada biaya, Anda bisa menentukan jalur atau jarak terpendek antara titi keran dan juga bagian mesin pemanas airnya. Anda bisa menggunakan alat mekanik, alat kalibrasi yang sesuai dengan pekerjaan Anda.

  1. Tentukanlah model alat pemanas yang paling cocok

Memilih alat pemanas yang sangat sesuai dengan kebutuhan Anda merupakan hal sangat penting. Jika alat pemanas Anda hanya untuk keperluan mandi atau wastafel saja maka Anda hanya cukup memilih tangki yang berkapasitas sampai 10 liter yang bisa Anda pasang di dalam kamar mandi sehingga bisa membantu penekanan pada kebutuhan pipa. Sedangkan untuk kapasitas tangki yang lebih besar misalnya di atas 30 liter, Anda membutuhkan titik keran air panas yang lebih banyak lagi. Sebaiknya alat ini ditempatkan di luar ruangan.

  1. Pilihlah material pipa instalasi yang tepat

Saat Anda memasang instalasi air panas, tentunya temperature air yang tinggi bisa berpotensi untuk merusak material pipa. Untuk air panas ada baiknya Anda menggunakan material pipa yang benar-benar tahan panas dan juga tekanan tinggi. Pipa PPR merupakan salah satu pilihan tepat Anda untuk melakukan instalasi air panas. Pipa ini terbuat dari PPR atau Polypropylene Random Type-3 yang memang dirancang secara khusus untuk mengalirkan air panas dan juga air dingin yang memiliki tekanan. Keunggulan lain dari jenis pipa ini, untuk pengaplikasiannya, pipa PPR juga tersedi dalam berbagai jeni kelas tekanan serta temperature dengan penggunaan dan juga ketebalan pada bagian dinding yang akan sesuai dengan cara penggunaanya.

Pipa PPR

Ada banyak jenis pipa, ada pipa HDPE dan ada juga pipa PPR yang bisa Anda gunakan saat akan melakukan instalasi air panas dan dingin yang bertekanan. Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa jenis pipa ini terbuat dari bahan Polypropylene Random Type-3 atau disebut juga PPR 80. Sistem penyambungannya menggunakan heat fusion menggunakan alat pemanas yang disebut polyfusion atau electrofusion sehingga untuk hasil penyambungannya bisa menjadi homogen atau senyawa yang bisa menjamin pada kekuatan sehingga tidak mudah bocor, bebas perawatan dan dibuat agar bisa digunakan sampai 50 tahun lamanya. Sistem ini dibuat untuk beberapa sistem sanitrasi dan juga saluran air yang bertekananan seperti:

  • Untuk perumahan, industry besar, hotel, apartemen, rumah sakit.
  • Sistem udara yang bertekanan.
  • Sistem air minum dan juga makanan dalam bentuk cair.
  • Untuk agricultural atau taman dan juga greenhouse.
  • Untuk sistem transportasi asam dan juga cairan agresif.

Keunggulan pipa ini juga akan menawarkan sistem pipa dan juga sambungan pipa atau fitting yang sangat lengkap dengan standar DIN 8077, DIN 8078, DIN 16962 dan DIN 4726 dan akan mulai dari diameter 20 mm sampai 110 mm, jadi Anda tinggal memilih serta menyesuaikan dengan kebutuhan Anda saja. Selain diameternya, pipa PPR juga tersedia dalam beragam kelas mulai dari PN 10, PN 16 dan juga PN 20. Sedangkan untuk sambungan pipanya cukup tersedia dengan lengkap untuk beragam fungsi.

  • PN 10 bisa Anda gunakan untuk mengalirkan air dingin yang bertekanan
  • PN 16 bisa Anda gunakan untuk mengalirkan air panas dan air dingin yang bertekanan
  • PN 20 bisa Anda gunakan untuk mengalirkan air panas yang bertekanan.

Berdasarkan fungsi dari masing-masing jenis pipa tersebut Anda bisa memilih pipa mana yang cocok. Untuk penggunaan air panas, Anda bisa memilih PN 16 dan juga PN 20.

  1. Pilihlah tipe alat pemanas yang tepat

Setidaknya Anda akan menemukan 2 alat pemanas, yaitu yang tunggal dan juga terpusat. Pemanas pusat biasanya akan digunakan untuk 2 kamar atau lebih sedangkan untuk pemanas yang tunggal hanya untuk 1 kamar mandi saja. Pemanas terpusat pada umumnya akan sangat membutuhkan pipa yang lebih panjang jika dibandingkan dengan pemanas tunggal sebab letaknya akan cukup berjauhan. Semakin panjang pipa yang akan Anda gunakan maka risiko kehilangan panasa airnya semakin besar. Karena itulah memilih tipe pemanas yang sesuai dengan kebutuhan Anda sangatlah penting.

  1. Menghubungkan pemanas dengan instalasi pipanya

Setelah pemanasnya sudah Anda pasangkan di dinding, maka Anda harus menghubungkan lubang input atau output pemanas ke bagian instalasi airnya. Hubungkanlah lubang input ke bagian pipa instalasi pensuplai sedangkan untuk bagian output atau bagian buangan air panasnya ke pipa instalasi air panas. Gunakanlah pipa felsibel agar Anda bisa lebih praktis dan juga lebih mudah. Untuk pertanyaan seputar ini, Anda bisa tanyakan pada distributor pipa HDPE dan PPE yang tepat.

  1. Memasang stop keran

Sebaiknya Anda juga melakukan pemasangan stop keran sebelum Anda menyambungkan pipa dengan menggunakan input air bersih dan juga output air panas. Jika bagian water heaternya macet maka Anda tidak harus mematikan air dari sumber tersebut. Anda cukup menutup bagian kerannya saja. Jika ketika memasang stop kerang mintalah bantuan para tukang pipa yang memang sudah mempunyai pengalaman cukup. Saat Anda mengunjungi supplier pipa HDPE dan PPR sebaiknya Anda tanyakan saja apakah ada tukang yang bisa membantu Anda untuk memasangkan stop keran atau tidak.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum melakukan pemasangan atau instalasi pipa air panas di rumah Anda.

Pipa PPR Solusi Untuk Instalasi Air Panas dan Air Dingin

You May Also Like

error: This Website has been protected !!!